Panduan Merumuskan CPL dan CPMK Berbasis Outcome-Based Education (OBE)

Cara Merumuskan CPL dan CPMK Sesuai OBE | STT Lukas Online

Cara Merumuskan CPL dan CPMK Sesuai Outcome-Based Education (OBE)

Oleh: Dr. Yonas Muanley, M.Th.
Jabatan: Ketua STT Lukas Online


Pendahuluan

Outcome-Based Education (OBE) merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai pusat seluruh proses akademik. Dalam konteks pendidikan tinggi, termasuk pendidikan teologi, penerapan OBE menuntut perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang jelas, terukur, dan selaras.

Artikel ini disusun sebagai panduan praktis dan akademik bagi dosen dan pengelola program studi di STT Lukas Online dan perguruan tinggi sejenis dalam merumuskan CPL dan CPMK sesuai standar OBE, kebijakan MBKM, serta tuntutan akreditasi nasional.

Pengertian CPL dalam Kerangka OBE

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) adalah rumusan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh lulusan setelah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran pada suatu program studi. Dalam pendekatan OBE, CPL menjadi arah strategis kurikulum dan fondasi bagi seluruh CPMK.

CPL umumnya mencakup empat unsur utama, yaitu:

  • Sikap dan tata nilai
  • Pengetahuan
  • Keterampilan umum
  • Keterampilan khusus

Langkah Merumuskan CPL Sesuai OBE

  1. Menelaah Visi dan Misi Institusi
    CPL harus selaras dengan visi keilmuan, spiritualitas, dan karakter lulusan yang ditetapkan oleh STT Lukas Online.
  2. Mengacu pada SN-Dikti dan OBE
    Rumusan CPL perlu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi serta menekankan hasil belajar yang dapat diamati dan diukur.
  3. Menggunakan Kata Kerja Operasional
    CPL dirumuskan dengan kata kerja yang jelas, seperti: menganalisis, mengevaluasi, merancang, mengintegrasikan, dan menerapkan.
  4. Menjamin Relevansi Lulusan
    CPL harus mencerminkan kebutuhan gereja, masyarakat, dan dunia pelayanan Kristen kontemporer.

Pengertian CPMK dalam OBE

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) adalah kemampuan spesifik yang harus dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan satu mata kuliah. CPMK merupakan turunan langsung dari CPL dan berfungsi sebagai penghubung antara kurikulum program studi dan proses pembelajaran di kelas.

Langkah Merumuskan CPMK yang Selaras dengan CPL

  1. Memetakan CPL ke Mata Kuliah
    Setiap mata kuliah harus berkontribusi secara jelas terhadap satu atau lebih CPL.
  2. Merumuskan CPMK yang Spesifik dan Terukur
    CPMK harus dapat diukur melalui asesmen yang dirancang secara sistematis.
  3. Menggunakan Taksonomi Bloom Revisi
    Kata kerja dalam CPMK sebaiknya mencerminkan level kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diharapkan.
  4. Menyesuaikan dengan Metode dan Asesmen
    Setiap CPMK harus selaras dengan metode pembelajaran dan instrumen penilaian.

Contoh Hubungan CPL dan CPMK

Sebagai contoh, apabila salah satu CPL berbunyi:

“Mampu menganalisis dan menerapkan prinsip teologi Kristen dalam konteks pelayanan dan pendidikan.”

Maka CPMK pada mata kuliah terkait dapat dirumuskan sebagai:

“Mahasiswa mampu menganalisis konsep teologi Kristen dan menerapkannya dalam studi kasus pelayanan gerejawi.”

Penutup

Perumusan CPL dan CPMK yang selaras dengan Outcome-Based Education merupakan kunci utama dalam membangun kurikulum yang bermutu, akuntabel, dan relevan. Melalui pendekatan ini, STT Lukas Online diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, matang secara spiritual, dan kontekstual dalam pelayanan.


Penulis: Dr. Yonas Muanley, M.Th.
Ketua: STT Lukas Online


Facebook Comment